Beberapa Tips Mengatasi BAB Keras Dan Berdarah

Kesehatan merupakan salah satu hal penting yang seringkali melebihi harta. Bagaimana tidak? Harta berlimpah bisa saja habis dalam sekejap demi membiayai kebutuhan memperoleh kesehatan. Ketika tubuh dalam keadaan sakit; harta berlimpah juga akan sulit untuk dinikmati. Karena alasan itulah kesehatan merupakan bentuk aset dan juga harta yang sangat penting. Namun disayangkan masih ada banyak orang yang tidak memberi cukup perhatian pada masalah kesehatan. Tindakan tersebut seringkali diwujudkan dalam bentuk pembiaran ketika tubuh sebenarnya memiliki masalah. Obesitas acapkali tidak dianggap sebagai masalah karena tidak menimbulkan rasa sakit. Bahkan BAB keras dan berdarah seringkali juga tidak dianggap sebagai masalah kesehatan yang serius.

Tips Mengatasi BAB Keras Dan Berdarah


Gejala Kesulitan Buang Air Besar


Padahal kondisi kegemukan ataupun BAB keras dan berdarah merupakan beberapa tanda yang menunjukkan sistem pencernaan yang tengah bermasalah. Kesulitan buang air besar dengan gejala feses yang keras sehingga melukai dinding dalam usus dan anus merupakan masalah yang serius. Seseorang dengan masalah tersebut harus mewaspadai kemungkinan menderita wasir atau ambeien. Penyakit wasir atau ambeien terjadi karena terjadi pembesaran pembuluh darah balik ata vena yang ada di bagian sisi dalam anus. Kondisi pembuluh darah yang membesar membuat ketebalan pembuluh darah menjadi menipis; sehingga mudah mengalami luka atau iritasi saat bergesekan dengan feses atau tinja yang keras.

Penyebab Terjadinya BAB Keras dan Berdarah


Ada beberapa hal yang diyakini menjadi penyebab terjadinya BAB keras dan berdarah akibat wasir atau ambeien; salah satunya adalah kebiasaan mengejan yang terlalu keras saat berusaha buang air besar. Kondisi ini kadang disebabkan oleh melemahnya otot cincin di bagian anus dan juga feses yang terlalu keras sehingga sulit meluncur keluar. Tekanan keras akibat mengejan membuat pembuluh darah di bagian dalam anus menjadi mudah pecah. Sedangkan feses yang keras seringkali disebabkan karena menu makan yang kurang sehat dan rendah serat. Makanan rendah serat seringkali memicu terjadinya feses yang keras; hal ini terjadi karena sisa pencernaan dari makanan rendah serat memang bertekstur lebih keras dan minim air. Pernah mengalami diare yang parah juga dapat memicu terjadinya luka atau iritasi pada sisi dalam usus besar dan anus. Ketika sembuh dan tekstur feses menjadi lebih keras dan padat maka terjadilah luka di sisi dalam anus atau usus besar.


Masalah yang lebih serius terkait terjadinya BAB keras dan berdarah ada pada timbunan lemak dan kotoran di sisi dalam usus besar. Kondisi ini biasanya terjadi pada seseorang yang mengalami obesitas. Gaya hidup kurang sehat terutama pada pilihan menu makanan bisa menimbulkan timbunan lemak dan kerak pada usus besar yang merupakan ujung dari sistem pencernaan. Kebiasaan mengkonsumsi makanan junkfood yang memiliki kandungan lemak tinggi ditengarai sebagai salah satu penyebabnya. Sebab lain berupa banyak mengkonsumsi makanan dengan kandungan pengawet dan pewarna menyebabkan banyak endapan racun di usus besar dan menyebabkan kerak di ujung saluran pencernaan.

Pada kasus yang parah; sembelit yang terjadi karena feses keras dan usus besar yang bermasalah dapat menyebabkan perut membengkak karena kesulitan membuang kotoran. Masalah sistem pencernaan berupa BAB keras dan berdarah dapat diatasi dengan beberapa cara; salah satunya adalah dengan menjalani pola hidup yang lebih sehat. Banyak mengkonsumsi buah dan sayur serta jenis makanan kaya serat yang lain dapat mengurangi tingkat kekerasan feses. Yoghurt dan keju juga memiliki efek positif dalam mengurangi kekerasan pada feses karena memiliki banyak kandungan bakteri baik.

Mengatasi Masalah BAB Keras dan Berdarah dengan Fiforlif


FIFORLIF bisa menjadi salah satu alternatif untuk mengatasi masalah BAB keras dan berdarah serta obesitas yang dialami seseorang. Obat herbal tersebut bekerja dengan cara memperbaiki sistem pencernaan dan membuang timbunan kerak serta racun yang ada di usus besar. FIFORLIF bekerja layaknya detox yang membersihkan racun serta sisa sampah di saluran pencernaan dan mengembalikan kondisi organ – organ pencernaan yang sebelumnya bekerja tidak sempurna. Efek pembersihan yang terjadi biasanya ditandai dengan buang air besar yang lancar dengan tekstur feses normal. Tubuh yang lebih bugar dan turunnya berat badan biasanya terjadi setelah sistem pencernaan kembali bekerja dengan sempurna.

Untuk pemesanan, hubungi kami melalui kontak yang tersedia berikut:

Chat WhatsApp Kirim SMS Telpon

Komentar (0)

Posting Komentar